Perkuat Jejaring Alumni, Pusat Karir UPJ Raih Hibah Tracer Study 2021 dari Kemdikbud Ristek

[ad_1]

Peduli Alumni! Pusat Karir UPJ berhasil meraih hibah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), yaitu hibah Program Fasilitasi Pelaksanaan Tracer Study. Dari 4.600 lebih universitas di Indonesia, hanya ada 260 universitas yang mendapatkan hibah Tracer Study 2021. Ini merupakan gambaran nyata upaya UPJ yang telah melahirkan alumnus-alumnus yang mampu berkiprah dalam dunia kerja yang kompetitif serta melakukan upaya terus menerus dalam membangun jejaring alumni yang sudah tersebar di seluruh Indonesia.

Keberadaan dan upaya-upaya Pusat Karir UPJ sudah dirasakan oleh alumni UPJ, salah satunya Felicia Celins, alumnus dari program studi Akuntansi yang saat ini berkarier di sebuah start-up company yang sedang berkembang pesat di kawasan BSD menuturkan, “Saya merasa sangat terbantu dengan adanya Pusat Karir UPJ (BKAL). Saya banyak mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dari berbagai sektor usaha sejak saat saya magang. Setelah bekerja, saya merasakan manfaat dari kegiatan perkuliahan di UPJ yang memegang nilai profesional dan integritas sehingga dalam dunia pekerjaan nilai-nilai tersebut dapat saya implementasikan dengan baik.”

Dikonfirmasi oleh Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UPJ Fauzan Joko bahwa tahun ini, UPJ berhasil menjadi 1 dari 260 pemenang hibah Tracer Study yang diumumkan melalui surat Dirjen Dikti Nomor 2628/E2/WA.01.04/2021 tanggal 14 Juni 2021. Salah satu tugas Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKAL) di UPJ adalah sebagai Pusat Karir, yang setiap tahun melakukan tracer study. “Hasil tracer study sangat penting bagi universitas, selain menjadi sarana monitoring, berfungsi juga mengumpulkan feedback dari para alumni untuk mengevaluasi dan memperbaiki pengelolaan pendidikannya, karenanya banyak sekali perguruan tinggi yang berusaha meraih program hibah ini.” demikian ditambahkan Fauzan Joko.

Tracer study sendiri adalah studi pelacakan jejak lulusan/alumni untuk melihat pergerakan lulusan di pasar kerja. Kegiatan ini pada umumnya dilakukan, paling tidak 1 (satu) tahun setelah kelulusan. Tujuan utama dari pelacakan alumni ini adalah untuk  mengetahui outcome pendidikan dalam bentuk  transisi dari dunia pendidikan tinggi (Ddikti) ke dunia kerja, situasi kerja terakhir, keselarasan dan aplikasi kompetensi di dunia kerja. Selain itu melalui pelacakan alumni, maka Perguruan Tinggi dapat memiliki informasi lengkap mengenai  output pendidikan yaitu penguasaan dan pemerolehan kompetensi, keterserapan alumni serta kesesuaian bidang kerja dengan bidang studi alumni.

Sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi, UPJ sadar betul akan pentingnya membangun jejaring dengan alumninya. Selain itu dengan dukungan industri secara langsung melalui dukungan kelompok usaha yang menaungi UPJ yaitu kelompok usaha Pembangunan Jaya yang sudah memiliki pengalaman 60 tahun di industrinya, UPJ mampu membekali setiap lulusannya dengan kompetensi yang match dengan tuntutan dunia kerja seperti yang disampaikan oleh Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Agustinus Agus Setiawan. [AYA]

Source link

[ad_2]

Source link

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *