Menangkap Peluang Bisnis Digital Advertorial

[ad_1]
[*]

Masyarakat dunia, termasuk Indonesia, optimistis melangkah mengembangkan dunia digital. Hal ini terjadi pula dalam dunia bisnis lewat fenomena digital business atau bisnis digital. Kondisi pandemi global justru mempercepat, memberi “kontribusi” bagi pertumbuhan ekonomi digital.

Perubahan-perubahan tersebut menghadirkan tantangan tersendiri bagi pendidikan tinggi di bidang bisnis. Hal ini dikarenakan dunia bisnis digital menuntut pelaku usaha dan profesional untuk berubah dalam paradigma baru. Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Dr Maria Widyarini menjelaskan betapa pentingnya menguasai ilmu bisnis digital pada masa kini.

“Kita harus mempersiapkan talen-talen yang sesuai dengan shifting kebutuhan industri pada masa mendatang,” tegas Maria. Pendidikan tinggi harus mampu menciptakan lulusan yang bisa mengikuti arus perubahan ini, dengan dibekali skill set yang tepat. “Kami melihat potensi itu,” lanjutnya. Hal ini dipertegas dengan disrupsi teknologi, yang terlihat dalam industri 4.0 dan society 5.0. “Butuh sumber daya manusia yang tidak konvensional.”

Multidisiplin

Jurusan Administrasi Bisnis Unpar melihat kesempatan tersebut dengan menghadirkan peminatan “Digital Business” sejak 2019. Dengan meningkatnya animo peserta didik akan program tersebut, Unpar tengah mengembangkannya sebagai program studi sarjana bisnis digital dalam waktu dekat.

Pendekatan multidisiplin menjadi penting dalam pola pendidikan baru yang diterapkan dalam peminatan ini. “Kita harus multidisiplin, tidak lagi (berdiri) sendiri,” kata Maria. Dalam penerapannya, mahasiswa tidak hanya mempelajari ilmu administrasi bisnis, tetapi juga didukung oleh dasar informatika serta matematika statistik dan bisnis.

Interseksi wawasan inilah yang menjadi nilai plus bagi program ini. Dunia industri kini melirik para lulusan bisnis digital, yaitu mereka yang memiliki bidang keilmuan administrasi bisnis dan didukung pengetahuan akan teknologi. Misalnya saja, wawasan akan programming, analisis dan perancangan sistem, daya kreasi dan inovasi, serta data science. Mereka berpeluang besar bergabung di industri yang memanfaatkan teknologi canggih secara intensif.

Menangkap Peluang Bisnis Digital - Advertorial
Menangkap Peluang Bisnis Digital – Advertorial

Desain kurikulum

Melalui diskusi dengan para stakeholder, Administrasi Bisnis Unpar mengakui bahwa pendidikan yang diberikan tidak dapat terpaku hanya pada hardskill guna menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi yang sesuai. Pembelajaran softskill, seperti teamwork, passion for knowledge, communication skill, karakter yang kreatif dan inovatif, serta kemampuan lainnya menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi.

Di sisi lain, pemahaman yang baik akan business knowledge tetap menjadi penting lewat peran administrasi bisnis. Selain itu, peserta didik perlu memahami bidang ilmu lain secara mendasar. Misalnya, digital media landscape serta ilmu teknik dasar, seperti programming dan web development.

Selama masa pembelajaran daring, Administrasi Bisnis Unpar berinovasi menghadirkan pembelajaran virtual yang menarik dan berkualitas. “Ada banyak tools yang bisa digunakan dalam mengajar,” ungkap Maria. Inovasi perkuliahan ini turut mendorong peserta didik untuk aktif dalam perkuliahan. “Student-centered learning-nya terasa,” tambahnya.

Masa depan

Masa depan calon lulusan Bisnis Digital Unpar semakin cerah dengan difasilitasinya internship bagi mahasiswa. Hal ini akan memberikan mereka kesempatan untuk “bekerja” sebelum memulai karier mereka di dunia bisnis digital. “Ada peluang-peluang. Ketika skill itu kita tambahkan dan (kita) challenge, mereka akan bisa match dengan kebutuhan industri,” jelas Maria.

Lalu, apa saja peluang kerja bagi lulusan Digital Business? Beberapa contoh adalah creativepreneur, business and innovation analyst, business creative, serta media specialist. Lebih lanjut Maria menjelaskan, dengan pengembangan dari peminatan menjadi program studi, lebih banyak peluang karier bagi lulusan bisnis digital. “Banyak banget jenis pekerjaannya yang membutuhkan skill-skill yang dipelajari dalam bisnis digital. Tidak menutup kemungkinan, mereka akan menjadi entrepreneur,” jelasnya,” urai Maria. Informasi dan pendaftaran program dapat diakses melalui pmb.unpar.ac.id. [*]

Universitas Katolik Parahyangan adalah salah satu universitas swasta pertama di Indonesia berdiri sejak 1955 berkomitmen untuk menjadi komunitas akademik yang humanum untuk dibaktikan kepada masyarakat. Situs web www.unpar.ac.id.

[*][ad_2]
[*]Source link

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *