Dasar2 Akustik dan Organologi

[ad_1]

Dasar2 Akustik dan Organologi

Bunyi terjadi oleh adanya benda yang bergetar. Oleh karena bunyi pada hakekatnya adalah merupakan gelombang mekanik, maka dalam perambatannya memerlukan medium. Dengan kata lain, bunyi tidak dapat merambat tanpa medium atau di ruang hampa udara. Ada 2 macam getaran, yaitu getaran yang tidak teratur, yang disebut gaduh (noise), dan getaran yang teratur, disebut nada (tones), yang dapat dibedakan tinggi-rendahnya. Tidak semua getaran yang ditimbulkan oleh benda yang bergetar dapat didengar oleh telinga manusia. Getaran yang dapat didengar oleh telinga manusia normal berada pada rentang frekuensi antara 20 Hz – 20.000 Hz. Sebuah getaran dapat terjadi oleh karena adanya benda yang bersifat elastis yang bergetar, seperti sebuah senar (dawai) yang direntangkan. Satu getaran terdiri dari satu gelombang dari sebuah tekanan tinggi dan rendah. Jumlah getaran dalam 1 detik disebut frekuensi. Semakin besar frekuensinya, maka semakin tinggi nada yang dihasilkan. Kekuatan dan amplitudo dari sebuah getaran menentukan volume atau intensitas suara, sehingga semakin besar amplitudonya, maka suara yang dihasilkan akan semakin keras.

Sebuah nada mempunyai beberapa sifat dasar, yaitu :

  • a. Pola titinada (pitch) : tinggi-rendah nada
  • b. Durasi (duration) : panjang-pendeknya nada / irama
  • c. Intensitas (intensity) : volume / tingkat kekerasan nada
  • d. Warna nada (timbre) : kualitas / warna suara

Ditinjau dari sumber bunyinya, maka instrumen musik dikelompokkan menjadi:

  • a. Senar yang bergetar : (vibrating strings)
  • b. Kolom udara yang bergetar : (vibrating air columns)
  • c. Batangan, lempengan, dan : (vibrating bars, plates, membran yang bergetar and membranes)

A. Senar yang bergetar (Vibrating Strings)

Instrumen dawai (chordophone), adalah instrumen yang sumber bunyinya adalah dawai / senar. Berdasarkan cara memainkannya, maka instrumen dawai ini dapat dikelompokkan menjadi :

  1. Instrumen gesek (bowed instruments) : biola, biola alto, cello, dan kontrabas
  2. Instrumen petik (plucked instruments) : gitar, lute, mandolin, dan banjo
  3. Instrumen pukul (struck string instruments): piano, clavichord, dan cimbalon

B. Kolom udara yang bergetar (Vibrating Air Columns)

Instrumen tiup (aerophone), adalah instrumen yang sumber bunyinya adalah udara. Apabila ditinjau dari bahan instrumen tersebut, dapat dikelompokkan menjadi :

  1. Instrumen tiup kayu (wood wind instruments)
  2. Instrumen tiup logam (brass wind instruments)

Jenis instrumen tiup kayu berdasarkan sumber getarannya, dikelompokkan menjadi :

  1. edge tone : flute dan piccolo
  2. single reed : clarinet dan saxophone
  3. double reed : oboe dan bassoon

Sedangkan sumber getaran dari instrumen tiup logam adalah permainan bibir yang bergetar di dalam cup mouthpiece. Instrumen tiup masih dapat dikelompokkan lagi berdasarkan pada sistem penalaannya (tuning), yaitu instrumen non-transposisi dan instrumen transposisi. Instrumen non-transposisi adalah instrumen yang sistem penalaannya sama dengan sistem penalaan pada piano, yaitu A=440 Hz (pitch concert). Contoh : piccolo, flute, dan oboe. Sebaliknya, instrumen transposisi adalah instrumen yang sistem penalaannya tidak sama dengan piano. Seperti : Clarinet in Bes, Clarinet in A, Clarinet in Es, Trompet in Bes, Horn in F, dsb. Artinya, bahwa apabila clarinet in Bes memainkan nada C, maka akan terdengar nada Bes pada piano. Trompet in Bes memainkan nada G, maka akan terdengar nada F, dan seterusnya.

C. Batangan, Lempengan, dan Membran yang bergetar

Instrumen Idiophone adalah instrumen yang sumber bunyinya adalah alat itu sendiri. Instrumen tersebut sering juga disebut dengan instrumen perkusi (percussion), yang menurut bentuk sumber bunyinya dibedakan dalam instrumen batangan, lempengan, dan membran. Menurut jenisnya, instrumen perkusi dikelompokkan menjadi dua kelompok, yaitu :

  1. Instrumen perkusi bernada (pitch), seperti : xylophone, vibraphone, marimba, celesta, bells, chimes, dan timpani
  2. Instrumen perkusi tak bernada (unpitch), seperti : drums (set), cymbals, tambourine, triangle, dll

 

Dasar2 Akustik dan Organologi

 


[ad_2]
Source link

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *